PEKANBARU - APICAL berkolaborasi bersama Wardah, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi dan Estetika Indonesia (Perdoski) Pekanbaru, menghadirkan event "Pekanbaru Skin Defense, Menjaga Kulit di Cuaca Ekstrem dan Polusi," yang digelar di Grand Elite Hotel, Jalan Riau, Sabtu 5 September 2026.

Event ini digelar sebagai bentuk kepedulian APICAL Group dan kolaborator lainnya untuk menjaga kesehatan kulit masyarakat dalam kondisi cuaca ekstrem dan polusi asap yang disebabkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Head of Corporate Communications Apical Group Prama Yudha Amdan mengatakan, APICAL merupakan satu perusahaan pengelola, pemroses, dan pengekspor minyak sawit (CPO) beserta produk turunannya, termasuk turunan untuk bahan baku skincare, yang terbesar di Indonesia.

"APICAL ada dimana-mana, di skincare yang kita pakai, bahan dapur, tranportasi, pakan ternak dan sebagainya," ujarnya.

la menjelaskan, APICAL selalu peduli untuk memberikan yang terbaik melalui produk-produk yang dihasilkannya. Termasuk menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.

"Kami selalu peduli untuk memberikan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Perlu diketahui, sejak tahun 1994, APICAL telah berkomitmen untuk tidak menjalin kerjasama dengan perkebunan yang membakar lahan untuk menanam sawitnya," tegasnya.

la berharap kolaborasi bersama Wardah dan Perdoski ini dapat menjadi momen bagi masyarakat untuk berbagi wawasan mengenai perawatan kulit hingga pemilihan produk yang tepat.

"Melalui event ini, masyarakat juga bisa mendengarkan langsung pemaparan perawatan kulit dan produk-produk kecantikan terbaik, dan kandungan dari produk kecantikan yang kita gunakan, serta berkonsultasi dengan pakarnya," jelasnya. 

Event ini menghadirkan langsung Head of Corporate Communications Apical Group Prama Yudha Amdan, Area Business Lead Pekanbaru Rifqi Suhandri Hutasuhut, Ketua bidang III Pengabdian Masyarakat Perdoski Pekanbaru dr. Puridelko Kampar, Sp.DVE, FINSDV. 

Event ini disponsori oleh APICAL, Perdoski (Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi dan Estetika Indonesia) Pekanbaru, BRK Syariah, Wardah, Khaf, BNI, APGWI (APG Westkampar Indonesia), Bumi Siak Pusako (BSP), PTPN V, SKK Migas, Pemko Pekanbaru, RAPP, Riau Petroleum, dan Polda Riau. 

Sementara itu, penyelenggaraan acara ini diinisiasi juga oleh Riau Online, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-11 Riau Online berkarya melayani masyarakat. 

CEO Riau Online Fachrurradzi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada APICAL, Wardah dan Perdoski yang telah berpartisipasi untuk memberikan pemaparan mengenai perawatan kulit bagi masyarakat di tengah cuaca ekstrem dan polusi asap Karhutla. 

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada seluruh sponsorship yang telah mendukung, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam event Pekanbaru Skin Defense. **

JAKARTA -- Sejumlah gunung api di Indonesia erupsi dalam hari yang sama. Hingga Minggu (6/9) pukul 09.00 WIB, setidaknya ada empat gunung api yang erupsi, yakni Gunung Anak Krakatau, Gunung Ibu, Gunung Illi Lewotolok, dan Gunung Semeru.

Lokasi keempatnya menyebar, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Illi Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Ibu di Halmahera Barat.

Berikut empat gunung api di Indonesia yang erupsi hari ini, hingga Minggu (6/9) pagi.

1. Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sejak Jumat (4/9) malam hingga Minggu (6/9). Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bahkan tercatat sudah menyebar dari Bengkulu hingga Jakarta.

"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 07:10 WIB. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 16 detik," tulis Badan Geologi Kementerian ESDM pada Minggu (6/9).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan, berdasarkan informasi dari PVMBG dan VAAC Darwin dan hasil analisis RGB Citra Himawari-9, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terbagi menjadi dua sebaran.

Sebaran pertama bergerak ke arah timur laut-selatan yang mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya.

Sebaran kedua bergerak ke arah barat daya - barat laut, mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian Selatan, serta Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu-Lampung-Banten.

2. Gunung Ibu

Gunung Ibu di Provinsi Maluku Utara juga dilaporkan erupsi pada Minggu (6/9).

Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat tinggi kolom letusan mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut.

"Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Minggu, 06 September 2026, pukul 04:55 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 400 m di atas puncak (± 1725 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 15 mm dan durasi 35 detik," demikian Badan Geologi dalam rilisnya, Minggu (6/9).

3. Gunung Illi Lewotolok

Gunung Api Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami serangkaian erupsi dalam 48 jam terakhir.

Letusan terkuat terjadi pada Minggu (6/9) pukul 06.41 WITA, dengan kolom abu teramati mencapai 600 meter di atas puncak atau setara 2.023 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna kelabu tebal condong ke arah tenggara, terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 82 detik.

4. Gunung Semeru

Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu (6/9) pukul 07.51 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak. Berdasarkan laporan Badan Geologi, erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 102 detik.

Badan Geologi juga meminta masyarakat di sekitara Gunung Semeru tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," tulis Badan Geologi.**


sumber: CNN Indonesia


JAKARTA -- AirNav Indonesia menerbitkan dan memperbaharui NOTAM terkait penutupan sementara tiga bandara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Tiga bandara yang menjalani proses penutupan sementara adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Radin Inten II.

Halim Perdanakusuma estimasi akan dibuka kembali pada pukul 10.00 WIB. Sedangkan Soekarno-Hatta estimasi akan dibuka kembali pukul 09.30 WIB.

"Penutupan sementara di tiga bandar udara tersebut merupakan bagian dari langkah keselamatan penerbangan seiring perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau."

"Kondisi sebaran abu vulkanik bersifat dinamis sehingga memerlukan pemantauan secara berkelanjutan dan penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan sesuai perkembangan kondisi," tulis AirNav dalam pernyataan mereka.

AirNav menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi ruang udara.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi ruang udara secara intensif. Setiap perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan penerbangan segera kami tindaklanjuti melalui pembaruan informasi aeronautika dan penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan sesuai kebutuhan."

"AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan dalam memantau perkembangan kondisi ruang udara dan memastikan informasi keselamatan penerbangan tersampaikan secara tepat waktu."

AirNav Indonesia akan terus memperbarui informasi aeronautika sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan," tulis AirNav**

sumber: CNN Indonesia

JAKARTA - Apical melalui unit operasionalnya, PT Asianagro Agungjaya (AAJ), kembali menggelar Gebyar Literasi bersama SDN 02 Marunda Pagi, Jakarta Utara, pada 27 Agustus 2026.

Program yang telah berjalan sejak 2024 ini menjadi bagian dari upaya Apical untuk mendorong budaya membaca dan menulis sekaligus memberikan ruang bagi siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua untuk mengembangkan kreativitas melalui literasi.

Gebyar Literasi melibatkan berbagai elemen di lingkungan sekolah. Siswa kelas 1 mengikuti lomba bercerita, sementara siswa kelas 2 hingga kelas 6 mengikuti lomba menulis cerita digital. Kompetisi menulis cerita digital juga diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali siswa.

CSR Manager Apical, Sugiantoro, mengatakan kemampuan membaca, menulis, dan menuangkan gagasan menjadi semakin relevan di tengah perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, Gebyar Literasi diharapkan dapat memberikan ruang bagi siswa, guru, dan orang tua untuk terus mengembangkan kemampuan serta kreativitas melalui kegiatan membaca dan menulis.

"Meningkatkan minat baca merupakan salah satu hal penting di era digitalisasi untuk menjaga ruang bagi kebebasan berpikir dan berkarya," ujar Sugiantoro, Rabu (2/8/2026).

Gebyar Literasi merupakan salah satu program Community Development Apical di Marunda yang telah dilaksanakan sejak 2024. SDN 02 Marunda Pagi dipilih karena berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui program yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Apical berupaya membangun kolaborasi dengan sekolah dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Selain kompetisi literasi, tahun ini Apical juga memberikan dukungan fasilitas berupa satu unit mesin laminasi beserta kertas pendukung kepada SDN 02 Marunda Pagi.

Dukungan tersebut melanjutkan sejumlah fasilitas yang telah diberikan dalam pelaksanaan program sebelumnya, termasuk perlengkapan sekolah dan fasilitas pojok baca.

Pihak SDN 02 Marunda Pagi menyambut baik keberlanjutan program tersebut. Menurut pihak sekolah, Gebyar Literasi tidak hanya memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas, tetapi juga melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta orang tua dalam membangun aktivitas literasi di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengawas Sekolah Dasar Agustina serta Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Cilincing Sahri. Kehadiran berbagai pihak menjadi bagian dari kolaborasi antara perusahaan, sekolah, dan pemangku kepentingan setempat dalam mendukung pengembangan pendidikan di lingkungan Marunda.

Pada Gebyar Literasi tahun ini, penghargaan diberikan kepada para pemenang dari delapan kategori yang mencakup siswa kelas 1 hingga kelas 6, guru dan tenaga kependidikan, serta orang tua/wali. Karya yang dihasilkan mengangkat beragam cerita, mulai dari persahabatan, keluarga, dan kehidupan sekolah hingga pengalaman yang dekat dengan keseharian para peserta.

Melalui Gebyar Literasi, Apical berupaya agar dukungan terhadap pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas, tetapi juga melalui kegiatan yang mendorong partisipasi dan kreativitas komunitas sekolah. Program ini direncanakan kembali dilanjutkan pada 2027 sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. **



DUMAI – Universitas Riau (Unri) mulai menjajaki kerja sama dengan PT Wilmar Pelintung Dumai untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Penjajakan tersebut dilakukan melalui kunjungan Unri ke kawasan PT Wilmar Pelintung, Dumai, Rabu (2/9/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi berkelanjutan yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sejumlah peluang kerja sama dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari program magang mahasiswa, penelitian bersama, hingga pemanfaatan fasilitas laboratorium untuk mendukung kegiatan pendidikan dan riset.

Selain itu, Unri dan PT Wilmar juga membahas rencana pengaktifan kembali Kampus Purnama Dumai sebagai bagian dari upaya memperkuat kehadiran Unri sekaligus memperluas kontribusinya bagi masyarakat Dumai dan daerah sekitarnya.

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Unri Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil., bersama Dekan Fakultas Teknik Unri Prof. Dr. Ahmad Fadli, ST., MT.

Sementara dari PT Wilmar Pelintung Dumai hadir Deputy General Manager Muvy Nurwidi serta Human Resources and General Affairs Head Hendra Syahputra.


Dorong Pengalaman Praktis Mahasiswa

Pembahasan kerja sama diarahkan pada program yang memberikan manfaat bagi kedua pihak. Bagi Unri, keterlibatan industri menjadi peluang untuk memperkuat pengalaman praktis mahasiswa sekaligus memastikan pembelajaran di kampus tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Salah satu peluang yang dibahas adalah pelaksanaan program magang mahasiswa di PT Wilmar. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman langsung mengenai lingkungan dan proses kerja industri sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Selain magang, kerja sama penelitian juga menjadi perhatian. Kolaborasi peneliti Unri dan PT Wilmar diharapkan dapat menghasilkan riset yang tidak hanya memberikan kontribusi akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan serta tantangan yang dihadapi industri.

Peluang pemanfaatan laboratorium turut dibahas sebagai ruang kolaborasi. Kerja sama ini dapat diarahkan pada kegiatan penelitian, pengujian, pengembangan teknologi hingga inovasi dengan melibatkan sumber daya dan kompetensi kedua pihak.


Kampus Purnama Dumai Akan Diaktifkan Kembali

Dalam pertemuan tersebut, rencana mengaktifkan kembali Kampus Purnama Dumai juga menjadi salah satu agenda penting.

Keberadaan kampus tersebut diharapkan dapat kembali menjadi ruang pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sekaligus memperluas peran Unri dalam mendukung pembangunan daerah di Dumai dan sekitarnya.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Unri Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar mengatakan, penjajakan kerja sama dengan PT Wilmar merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.

“Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai program konkret yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta penguatan riset dan inovasi,” jelas Sofyan.

Kehadiran Fakultas Teknik Unri dalam kunjungan tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang lebih spesifik sesuai kebutuhan industri.

Kompetensi akademik dan sumber daya yang dimiliki Fakultas Teknik dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, mulai dari teknologi, rekayasa, penelitian hingga pengembangan sumber daya manusia.

Melalui penjajakan ini, Unri dan PT Wilmar Pelintung Dumai diharapkan dapat membangun kerja sama yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dunia industri dan masyarakat. (*)

PEKANBARU - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Plt Kadisdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan Pemko Pekanbaru menyiapkan dana operasional (OP) sebesar Rp2 miliar melalui APBD murni 2026.

Anggaran tersebut dibagi masing-masing Rp1 miliar untuk sekolah dasar (SD) negeri dan Rp1 miliar untuk sekolah menengah pertama (SMP) negeri.

"Kami sekarang ini sudah menyiapkan dana OP. OP ini ada Rp1 miliar untuk SD dan Rp1 miliar untuk SMP," kata Abdul Jamal, Jumat (4/9/2026).

Menurut Jamal, dana tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan sekolah yang bersifat mendesak dan membutuhkan penanganan cepat.

"Dana ini untuk keperluan mendesak saja," ujarnya.

Ia menjelaskan, dana operasional memungkinkan sekolah menangani kebutuhan prioritas tanpa harus menunggu proses penganggaran pada tahun berikutnya.

"Kalau dana OP, ada yang bersifat prioritas, itu kita bisa langsung (kerjakan)," ucapnya.

Jamal menambahkan, Pemko Pekanbaru akan berupaya mempertahankan alokasi dana operasional sekolah pada tahun-tahun berikutnya. Dinas Pendidikan akan kembali mengusulkan anggaran tersebut dalam APBD. 

Jika dana OP Rp2 miliar yang dialokasikan melalui APBD murni 2026 telah terserap, pihaknya akan mengusulkan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2026.

"Kalau ini (OP Rp2 miliar di APBD murni 2026) nanti habis, kita minta lagi dana OP-nya untuk sekolah-sekolah kepada Pak Wali di APBD perubahan," pungkasnya. **


sumber: CAKAPLAH