PELALAWAN (CNC) – Seorang pria berinisial S (42) mendatangi Polsek Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, untuk menyerahkan diri setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap ayah kandungnya, Legiman (69), hingga meninggal dunia. Selain itu, pelaku juga diduga menganiaya adik kandungnya, Andika (36).
Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis (15/10/2026). Pelaku mendatangi Polsek Teluk Meranti sekitar pukul 17.30 WIB dan mengakui perbuatannya kepada petugas.
Kapolsek Teluk Meranti, Ipda Vicki Rizky, mengatakan pelaku mengaku telah memukul ayah dan adiknya menggunakan sebatang kayu.
"Jadi pelaku ini datang ke Polsek Meranti, dia menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan pemukulan terhadap ayah dan adiknya dengan menggunakan sebatang kayu," kata Ipda Vicki dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Menindaklanjuti pengakuan tersebut, personel Polsek Teluk Meranti langsung mendatangi rumah pelaku yang berada di Jalan Lintas Bono. Setibanya di lokasi, petugas menemukan Legiman dalam kondisi tergeletak.
Polisi kemudian membawa kedua korban ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Legiman dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Andika mengalami luka lebam di bagian bawah wajah.
"Sedangkan korban Andika, adiknya pelaku mengalami luka lebam pada bagian bawah wajah," jelasnya.
Setelah melakukan pengecekan di lokasi kejadian, polisi mengamankan S dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan penyelidikan.
Diduga Dipicu Persoalan Utang
Terkait motif kejadian, Ipda Vicki menyebutkan, berdasarkan keterangan ibu pelaku, sebelum peristiwa pemukulan terjadi, S sempat menagih utang kepada ayahnya.
"Keterangan ibunya, sebelum memukul itu pelaku nagih utang ke bapaknya. 'Mana pak utangnya bayar, saya sudah nggak ada uang'," ungkap Ipda Vicki.
Meski demikian, motif pasti di balik dugaan penganiayaan yang menyebabkan Legiman meninggal dunia tersebut masih perlu didalami oleh pihak kepolisian.
Saat ini, S telah diserahkan ke Polres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap secara lengkap kronologi dan penyebab terjadinya peristiwa tragis itu.**
sumber: detikcom

Post A Comment: