JAKARTA -- AirNav Indonesia menerbitkan dan memperbaharui NOTAM terkait penutupan sementara tiga bandara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Tiga bandara yang menjalani proses penutupan sementara adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Radin Inten II.
Halim Perdanakusuma estimasi akan dibuka kembali pada pukul 10.00 WIB. Sedangkan Soekarno-Hatta estimasi akan dibuka kembali pukul 09.30 WIB.
"Penutupan sementara di tiga bandar udara tersebut merupakan bagian dari langkah keselamatan penerbangan seiring perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau."
"Kondisi sebaran abu vulkanik bersifat dinamis sehingga memerlukan pemantauan secara berkelanjutan dan penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan sesuai perkembangan kondisi," tulis AirNav dalam pernyataan mereka.
AirNav menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi ruang udara.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi ruang udara secara intensif. Setiap perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan penerbangan segera kami tindaklanjuti melalui pembaruan informasi aeronautika dan penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan sesuai kebutuhan."
"AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan dalam memantau perkembangan kondisi ruang udara dan memastikan informasi keselamatan penerbangan tersampaikan secara tepat waktu."
AirNav Indonesia akan terus memperbarui informasi aeronautika sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan," tulis AirNav**
sumber: CNN Indonesia

Post A Comment: