DUMAI – PT Ivo Mas Tunggal, pabrik rafinasi Lubuk Gaung yang merupakan bagian dari Sinar Mas Agribusiness and Food, berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Dumai menggelar pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan yang berlangsung pada 28 Oktober 2026 di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim (WDI), Dumai, tersebut diikuti puluhan pelaku usaha lokal. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen keuangan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pemasaran digital, hingga teknik pengemasan produk.

Ketua Dekranasda Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini, SKM, saat membuka kegiatan mengapresiasi keterlibatan sektor swasta dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan pelaku UMKM, memperluas jaringan usaha, serta mendorong pengembangan produk lokal agar semakin kompetitif.

“Saya berharap pelatihan ini mampu membekali pelaku UMKM dalam meningkatkan keterampilan, memperluas jejaring usaha, dan mengembangkan produk agar semakin berdaya saing serta menjadi salah satu penggerak ekonomi Kota Dumai,” ujar Leni.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber lintas bidang.

Variza Aditya, dosen STIA Lancang Kuning, menyampaikan materi manajemen keuangan dan perhitungan HPP. Pembekalan ini menekankan pentingnya pencatatan keuangan yang terencana serta perhitungan biaya produksi secara tepat sebagai dasar menentukan harga jual.

Sementara itu, Founder Digiloka, Hasbur Rahmat, membawakan materi pemasaran digital. Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan peluang produk lokal menjangkau konsumen yang lebih luas.

Materi lainnya disampaikan Melewati dari Tim Penggerak PKK Kota Dumai mengenai teknik pengemasan produk. Pembahasan mencakup aspek visual kemasan yang dapat meningkatkan daya tarik sekaligus nilai jual produk UMKM.

Dorong Pengelolaan Usaha Lebih Profesional

Salah seorang peserta, Melinda, pemilik usaha keripik ubi dan bolu cermai, mengatakan pelatihan tersebut memberikan pemahaman penting bagi pelaku UMKM, khususnya dalam menghitung HPP secara tepat.

Menurutnya, perhitungan biaya produksi menjadi salah satu dasar bagi pelaku usaha dalam menetapkan harga jual yang sesuai dan menguntungkan.

Selain mendapatkan pengetahuan baru, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperluas jejaring, bertukar pengalaman, serta saling berbagi informasi mengenai pengembangan usaha.

PT Ivo Mas Tunggal Siapkan Pembinaan 2027

Head of HRGA PT Ivo Mas Tunggal, Voukhe C. Kalangi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat di sekitar area operasional pabrik rafinasi Lubuk Gaung.

Komitmen tersebut dijalankan melalui Departemen Downstream Community Economic Empowerment (DS CEE), yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut pelatihan dan pemetaan potensi peserta, PT Ivo Mas Tunggal berencana melaksanakan program pembinaan intensif bagi UMKM terpilih pada 2027.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha, mendorong terciptanya peluang kerja baru, serta meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Kolaborasi antara pelaku UMKM, Pemerintah Kota Dumai melalui Dekranasda, dan sektor industri diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem usaha lokal yang lebih kuat.

Melalui pembinaan berkelanjutan, UMKM Dumai diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta menghadapi persaingan pasar nasional dan digital.**

Share To:
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Redaksi

Post A Comment: