DUMAI (CNC) – Universitas Riau (UNRI) bersama Project R&P Sumatera PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan ekowisata mangrove berbasis edukasi dan teknologi digital.
Upaya tersebut menyasar Gerakan Konservasi Mangrove Dumai (GKMD) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Mandatori UNRI Tahun 2026 yang berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 di Mangrove Education Centre, Marine Station UNRI, Dumai.
Ketua Tim Pengabdian UNRI, Dr. Muhammad Fauzi, S.Pi., M.Si., dari Pusat Studi Mangrove dan Sumberdaya Pesisir, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali jenis mangrove serta mempromosikan kawasan EcoEduPark secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan itu, Prof. Dr. Ir. Efriyeldi, M.Si., memperkenalkan aplikasi Pl@ntNet untuk membantu peserta mengidentifikasi jenis tanaman mangrove secara digital.
Sementara itu, Nabila Afifah Azuga, S.Pi., M.Si., memberikan pelatihan strategi pembuatan konten untuk media sosial Instagram dan TikTok, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung promosi ekowisata.
Perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Project Sumatera, Arizal, menyambut positif kolaborasi tersebut. Kerja sama melalui program Biodiversity Action Plan ini diarahkan untuk mendukung kemandirian masyarakat dalam mengelola ekowisata pesisir Dumai.
Sebagai tindak lanjut kegiatan, tim juga meluncurkan akun media sosial resmi @ecoedupark.unri. Akun tersebut akan dikelola langsung oleh masyarakat GKMD sebagai sarana promosi kawasan EcoEduPark sekaligus media edukasi publik mengenai konservasi mangrove.
Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan informasi, meningkatkan daya tarik wisata edukasi, serta mendukung pelestarian ekosistem mangrove di wilayah pesisir Dumai.**
sumber:rtc/rpg

Post A Comment: