SIAK (CNC) – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Siak. Mantan Bupati Siak dua periode, Arwin AS, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2026), setelah beberapa kali menjalani perawatan medis akibat sakit yang dideritanya.

Kabar wafatnya Arwin AS dibenarkan Bupati Siak, Afni Zulkifli. Dengan suara bergetar dan menahan tangis, Afni menyebut kepergian Arwin menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kabupaten Siak.

"Benar, dapat kabar pagi ini. Meninggal di rumah sakit dan ini sedang perjalanan ke rumah sakit saya," kata Afni, Sabtu (31/10/2026).

Afni mengaku memiliki kedekatan emosional dengan almarhum. Hubungan keduanya bukan sekadar antara bupati yang sedang menjabat dengan mantan kepala daerah, melainkan sudah seperti hubungan orang tua dan anak.

Menurut Afni, Arwin merupakan sosok yang selalu memberikan dukungan dalam perjalanan politik dan kepemimpinannya. Almarhum juga kerap hadir dalam berbagai momen penting yang digelar Pemerintah Kabupaten Siak.

"Pak Arwin sudah sangat banyak jasanya. Jadi bukan hanya kehilangan tokoh, tapi orang tua yang selalu mendukung saya di setiap langkah. Mohon maaf jika beliau ada salah," ucap Afni.

Arwin AS merupakan Bupati Siak definitif pertama setelah kabupaten tersebut resmi terbentuk sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Bengkalis pada 1999. Ia memimpin Kabupaten Siak selama dua periode, mulai tahun 2000.

Selama kepemimpinannya, Arwin dikenal luas sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam pembangunan Kabupaten Siak. Kontribusinya dalam meletakkan fondasi pembangunan daerah membuatnya dikenal dengan sebutan Bapak Pembangunan Siak.

Salah satu perjuangan yang melekat pada sosok Arwin adalah upayanya mendorong pengelolaan sumur minyak di Siak oleh badan usaha milik daerah (BUMD), PT Bumi Siak Pusako (BSP).

Kepergian Arwin AS menjadi kehilangan bagi masyarakat Siak, terutama bagi daerah yang pernah dipimpinnya selama dua periode. Jejak kepemimpinannya akan menjadi bagian dari perjalanan sejarah pembangunan Negeri Istana.**

Share To:

Redaksi

Post A Comment: